MEMBUAT JARINGAN PAN (PERSONAL AREA NETWORK)


LAPORAN HASIL PRAKTIKUM 2
MEMBUAT JARINGAN PAN (PERSONAL AREA NETWORK)



1. Mengidentifikasi kebutuhan teknis pengguna
a) Identifikasi perangkat apa saja yang terhubung (min 3) 
b) Identifikasi media koneksi yang memadai
c) Identifikasi kebutuhan berbagi dari perangkat tersebut

2. Merancang topologi jaringan 
a) Gambar topologi yang sesuai
b) Tentukan IP address untuk tiap tiap host
c) Tentukan sbnet masknya

3. Membuat jaringan personal area network 
a) Jadikan laptop sebagai server
b) Hubungkan min 3 buah client ke server
c) Lakukan konfigurasi disisi server dan client
d) Buatlah SSID untuk server dengan nama (mahasiswa_NIM)
e) Lalu test koneksi jaringan dari client

1. Definisi PAN 
Personal Area Network atau PAN adalah jaringan komunikasi antarperangkat dengan jarak yang sangat dekat, kurang lebih 4 sampai 6 meter. PAN merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, telepon, ponsel, televisi, sistem keamanan rumah berbasis data, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet.
Kontrol pada PAN dilakukan dengan autoritas pribadi, dan menggunakan teknologi semacam Bluetooth serta Wireless Application Protocol (WAP). PAN dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer, seperti USB dan Firewire. PAN dapat digunakan untuk komunikasi antarperangkat pribadi dan menghubungkan perangkat komputer. Contoh penggunaan jaringan PAN, antara lain menghubungkan HP dengan Laptop menggunakan Bluetooth atau kabel USB, menghubungkan mouse dengan komputer, dan printer dengan komputer melalui Bluetooth atau kabel USB.
2. Alat dan bahan yang digunakan dalam membuat topologi jaringan pan 
Disini saya menggunakan aplikasi cisco packet tracer untuk membuat topologinya supaya lebih mudah dalam menggambar dan menghubungkannya. Kemudian alat dan bahan lainnya meliputi:

• 2 PC
• 3 laptop 
• 1 accespoint-PT
• Menggunakan nirkabel (wireless)

3. Gambar topologi yang di buatnya 


4. Langkah langkah konfigurasi jaringan
Untuk membuat jaringan nirkabel sederhana menggunakan aplikasi Cisco Packet dibutuhkan setidaknya 2 unit workstation yang nantinya kan dihubungkan dengan access point. Access point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak client yang mempunyai perangkat wireless untuk saling terhubung ke dalam jaringan.   Adapun topologi yang akan dibuat nantinya seperti pada gambar di bawah ini.
1. Siapkan 3 unit workstation dan 1 buah access point (pilih Access Point-PT), susun seperti pada gambar di bawah ini. 


2. Klik PC0 sehingga muncul jendela konfigurasi, pilih tab Physical, maka akan disuguhkan dengan tampilan device workstation. Matikan device dengan menekan tombol yang dilingkari hijau.

3. Scroll ke bawah, ganti module (network interface) default Fast-Ethernet dengan cara drag and drop port ethernet ke ruang kosong sebelah kiri. Ganti dengan module Linksys WMP 300N yang berfungsi untuk menerima sinyal wireless dengan cara yang sama, pilih WMP 300N yang berada di pojok kiri atas. Nyalakan kembali device seperti langkah 2  
 

4. Lakukan langkah 2 dan 3 untuk PC1 dan PC2, sehingga hasilnya seperti gambar di bawah ini.  


5. Lakukan konfigurasi IP address pada masing-masing workstation dengan ketentuan sebagai berikut: 
• PC0 IP Address : 192.168.10.1 Subnet Mask : 255.255.255.0
• PC1 IP Address : 192.168.10.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 
• laptop0 IP Address : 192.168.10.3 Subnet Mask : 255.255.255.0   
• laptop1 IP Address : 192.168.10.4 Subnet Mask : 255.255.255.0
• laptop2 IP Address : 192.168.10.5 Subnet Mask : 255.255.255.0

Klik gambar PC pilih tab Desktop > IP Configuration > pilih Static > masukkan alamat IP Adrress dan Subnet Mask seperti ketentuan di atas.  
6. Terakhir lakukan perintah ping, klik gambar PC pilih tab Dekstop > Command Prompt, pada layar CMD ketikan perintah ping [IP Address tujuan]
 


5. Hasil konfigurasi server dan client 
• Buka program Cisco Paket Treacer, lalu siapkan atau buat desain jaringan seperti gambar dibawah yaitu 1 pc, 1 laptop, 1 switch dan satu server. Dan sambungkan menggunakan kabel straight karena kabel straight untuk menghubungkan perangat yang berbeda
 

• Atur IP pada tiap komputer baik itu server maupun client. Dengan cara klik pada icon komputer lalu pilih desktop, klik ip configuration, pilih static lalu masukkan ip  
 
 

 
 
• Setelah pengaturan IP maka perlu di uji coba dengan melakukan ping ke setiap komputer yang terhubung termasuk server. Jika jawaban dari ping ini adalah reply maka komputer sudah terhubung atau sudah berhasil. Tapi jika request time out maka komputer belum terhubung.
 



  
• Jika sudah “successfull” maka konfigurasi jaringan client server telah berhasil.

demikian penjelasan dari saya kurang lebih nya mohon maaf Terimakasih 🙏




Oleh: Sri Lestari 
NIM/Kelas: 211223009 / 2A

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA DAN PROFESI BIDANG TIK

MENENTUKAN PERANGKAT JARINGAN

MEMASANG KABEL JARINGAN